00:00:00 / 00:00:00

BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA

Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW)
Bukit Kototabang

Contact Center 196

Meteorologi

01 / METEOROLOGI

Rekaman Meteorologi Bukit Kototabang

Enam parameter meteorologi — Suhu Udara, Kelembaban Relatif, Tekanan Udara, Kecepatan Angin, Arah Angin, dan Curah Hujan — direkam per jam dan disajikan dalam satu meteogram gabungan. Data direkam dan ditampilkan dalam WIB (UTC+7), tanpa konversi zona waktu.
Parameter6Suhu · RH · Tekanan · Angin · Hujan
Periode24 jamdata per jam
Ketinggian864 m dplStasiun GAW BKT
StandarWMOWorld Meteorological Organization

⏰ Data jam direkam dan ditampilkan dalam WIB (UTC+7) — tidak ada konversi zona waktu pada grafik; jam pada grafik sama dengan jam pencatatan alat.

02 / METEOGRAM

Meteogram Gabungan

Suhu dan kelembaban (garis, sumbu kiri); curah hujan (batang), arah angin (wajik, sumbu derajat 0–360°), kecepatan angin (m/s), dan tekanan udara (hPa) pada sumbu-sumbu kanan — seluruhnya tersaji serentak pada satu sumbu waktu sehingga hubungan antar-parameter terbaca langsung.
WIB

Deret waktu per jam sesuai pencatatan alat — jam pada grafik sama dengan jam pencatatan, tanpa konversi zona waktu. Gunakan rentang tanggal untuk meninjau periode lain (maksimum 2 bulan per tampilan).

Zona waktu WIB (UTC+7)
Mengambil data…

03 / PENJELASAN PARAMETER

Penjelasan Parameter Meteorologi

Definisi, metode pengukuran, dan makna iklim masing-masing parameter meteorologi yang direkam Stasiun GAW Bukit Kototabang pada ketinggian ~864 m dpl.
WIB

Seluruh parameter direkam per jam dan ditampilkan dalam WIB. Setiap parameter digambarkan pada meteogram gabungan dengan sumbu sesuai satuannya.

Standar pengukuran WMO
01
Suhu Udara T · Satuan °C · Digambarkan pada meteogram

Suhu udara permukaan pada ketinggian standar 2 meter di atas tanah — parameter meteorologi paling fundamental yang mengendalikan evapotranspirasi, stabilitas atmosfer, dan kenyamanan termal. Diukur dengan termohigrograf terkalibrasi mengikuti standar WMO; siklus diurnalnya mencapai puncak sekitar pukul 13:00–14:00 WIB dan terendah menjelang subuh.

02
Kelembaban Relatif RH · Satuan % · Digambarkan pada meteogram

Kelembaban relatif (RH) — rasio tekanan uap air aktual terhadap tekanan uap jenuh pada suhu yang sama. RH tinggi merupakan ciri khas iklim tropis ekuatorial dan berkorelasi dengan pembentukan kabut, awan, serta presipitasi; umumnya bergerak berlawanan dengan suhu (tinggi subuh, rendah siang hari).

03
Tekanan Udara P · Satuan hPa · Digambarkan pada meteogram

Tekanan atmosfer pada ketinggian stasiun (~864 m dpl). Variasi tekanan mencerminkan sistem cuaca dan sirkulasi atmosfer regional; pola hariannya ditandai osilasi semi-diurnal dengan puncak sekitar pukul 10:00 dan 22:00 WIB, dan penurunan mendadak sering mendahului kegiatan badai.

04
Kecepatan Angin WS · Satuan m/s · Digambarkan pada meteogram

Kecepatan angin rata-rata pada ketinggian standar 10 meter. Pola angin di Bukit Kototabang dipengaruhi monsun dan sirkulasi lembah-gunung, cenderung menguat pada siang–sore hari mengikuti pemanasan permukaan, serta menentukan transport dan dispersi polutan lokal.

05
Arah Angin WD · Satuan ° · Digambarkan pada meteogram

Arah angin dominan dalam derajat azimut (0° = Utara, 90° = Timur, 180° = Selatan, 270° = Barat) yang digambarkan sebagai titik pada meteogram. Pergantian arah antara siang dan malam mencerminkan sirkulasi gunung-lembah dan penting untuk analisis asal-usul massa udara dan transport polutan.

06
Curah Hujan RR · Satuan mm · Digambarkan pada meteogram

Curah hujan — akumulasi presipitasi per jam (mm) yang digambarkan sebagai batang pada meteogram. Bukit Kototabang memiliki curah hujan tinggi sepanjang tahun dengan variasi musiman akibat pengaruh monsun dan konveksi lokal; hujan konvektif umumnya terjadi siang–malam hari.