00:00:00 / 00:00:00

BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA

Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW)
Bukit Kototabang

Contact Center 196

Gas Reaktif

00 / GAS REAKTIF

Rekaman Gas Reaktif Bukit Kototabang

Empat kelompok parameter gas reaktif disajikan sebagai deret waktu per jam (24 jam terakhir) dari Stasiun GAW Bukit Kototabang: Karbon Monoksida (CO), Ozon Permukaan (O₃), Sulfur Dioksida (SO₂), dan Kelompok Nitrogen Oksida (NO · NO₂ · NOₓ) yang ditampilkan dalam satu grafik gabungan. Data yang ditampilkan merupakan data dummy untuk keperluan demonstrasi.
Parameter yang diukur 4 CO · O₃ · SO₂ · NOₓ Group
Periode data 24 jam data dummy per jam
Stasiun Bukit Kototabang Sumatera Barat, Indonesia
Pelaporan WDCRG World Data Centre for Reactive Gases

01 / CO

Karbon Monoksida

Karbon monoksida adalah gas tak berwarna, tak berbau, dan sangat toksik yang terbentuk dari pembakaran hidrokarbon yang tidak sempurna. Sumber utamanya adalah gas buangan kendaraan bermotor.
CO

Grafik berikut menampilkan konsentrasi per jam CO dari Stasiun GAW Bukit Kototabang (24 jam terakhir). Data ini merupakan data dummy untuk keperluan demonstrasi.

Satuan ppb
Mengapa ini penting?

CO memiliki afinitas terhadap hemoglobin 200× lebih besar dari oksigen, sehingga dapat menyebabkan keracunan pada konsentrasi tinggi.

⏱ 24 jam terakhir (data dummy per jam)
Mengambil data dari basis data…

02 / O₃

Ozon Permukaan

Ozon troposferik di dekat permukaan bumi merupakan polutan sekunder yang terbentuk dari reaksi fotokimia antara NOₓ dan senyawa organik volatil dengan bantuan sinar matahari.
O₃

Grafik berikut menampilkan konsentrasi per jam O₃ dari Stasiun GAW Bukit Kototabang (24 jam terakhir). Data ini merupakan data dummy untuk keperluan demonstrasi.

Satuan ppb
Mengapa ini penting?

Ozon permukaan merupakan komponen utama smog fotokimia dan dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, terutama pada kelompok rentan.

⏱ 24 jam terakhir (data dummy per jam)
Mengambil data dari basis data…

03 / SO₂

Sulfur Dioksida

Sulfur dioksida terbentuk dari pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur dan dari aktivitas vulkanik. Merupakan prekursor utama hujan asam dan partikulat sulfat.
SO₂

Grafik berikut menampilkan konsentrasi per jam SO₂ dari Stasiun GAW Bukit Kototabang (24 jam terakhir). Data ini merupakan data dummy untuk keperluan demonstrasi.

Satuan ppb
Mengapa ini penting?

SO₂ di atmosfer dapat teroksidasi menjadi sulfat yang membentuk aerosol dan berkontribusi pada pendinginan iklim regional maupun global.

⏱ 24 jam terakhir (data dummy per jam)
Mengambil data dari basis data…

04 / NO · NO₂ · NOₓ

Kelompok Nitrogen Oksida

Nitrogen oksida (NOₓ) mencakup nitrit oksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO₂). NO adalah gas tak berwarna dari pembakaran suhu tinggi yang cepat teroksidasi menjadi NO₂ — gas coklat kemerahan dengan bau menyengat. NOₓ adalah jumlah total keduanya dan menjadi indikator utama polusi lalu lintas dan industri.
NO · NO₂ · NOₓ

Grafik berikut menampilkan konsentrasi per jam NO, NO₂, dan NOₓ dari Stasiun GAW Bukit Kototabang (24 jam terakhir). Ketiga parameter ditampilkan dalam satu grafik untuk melihat hubungan dan konversi antar spesies nitrogen. Data ini merupakan data dummy untuk keperluan demonstrasi.

Satuan ppb
Mengapa ini penting?

NOₓ adalah prekursor utama ozon troposferik, hujan asam, dan partikulat nitrat. NO dari kendaraan dengan cepat teroksidasi menjadi NO₂ di atmosfer — itulah mengapa ketiganya dipantau bersama. Pengendalian emisi NOₓ merupakan target utama kebijakan kualitas udara global.

⏱ 24 jam terakhir (data dummy per jam)
Mengambil data dari basis data…

05 / SUMBER DATA

Tentang data gas reaktif.

Data pemantauan gas reaktif dilaporkan secara berkala ke Pusat Data Gas Reaktif Dunia (WDCRG) yang disponsori oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO). Halaman ini menampilkan data per jam (24 jam terakhir) yang merupakan data dummy untuk keperluan demonstrasi sistem.
Kimia Atmosfer

Gas reaktif memainkan peran kunci dalam kimia atmosfer. NOₓ dan VOC bereaksi dengan sinar matahari membentuk ozon troposferik, sementara SO₂ berkontribusi pada pembentukan aerosol sulfat.

Dampak Kesehatan

CO, O₃, SO₂, dan NO₂ masing-masing memiliki dampak kesehatan yang berbeda. Ozon dan NO₂ terutama mempengaruhi sistem pernapasan, sementara CO mengganggu transportasi oksigen dalam darah.

Sumber Utama

Sektor transportasi, pembangkit listrik, industri, dan kebakaran biomassa merupakan sumber utama gas reaktif di atmosfer. Di Indonesia, kebakaran hutan dan lahan gambut menjadi kontributor signifikan terutama pada musim kemarau.