00:00:00 / 00:00:00

BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA

Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW)
Bukit Kototabang

Contact Center 196

Aerosol

00 / AEROSOL ATMOSFER

Rekaman Aerosol Bukit Kototabang

Empat parameter aerosol disajikan sebagai deret waktu bulanan dari Stasiun GAW Bukit Kototabang. Data mencakup PM₂.₅, PM₁₀, Black Carbon, dan Aerosol Optical Depth (AOD). Data yang ditampilkan merupakan data dummy untuk keperluan demonstrasi.
Parameter yang diukur 4 PM₂.₅ · PM₁₀ · BC · AOD
Periode data 2024–2025 data dummy bulanan
Stasiun Bukit Kototabang Sumatera Barat, Indonesia
Pelaporan WDCA World Data Centre for Aerosols

01 / PM₂.₅

Particulate Matter 2.5 µm

Partikulat halus dengan diameter ≤2.5 mikrometer. Dapat menembus jauh ke dalam sistem pernapasan bahkan masuk ke aliran darah. Sumber utamanya adalah pembakaran bahan bakar fosil, kebakaran hutan, dan proses industri.
PM₂.₅

Grafik berikut menampilkan konsentrasi bulanan PM₂.₅ dari Stasiun GAW Bukit Kototabang. Data ini merupakan data dummy untuk keperluan demonstrasi.

Satuan µg/m³
Mengapa ini penting?

PM₂.₅ merupakan salah satu polutan paling berbahaya bagi kesehatan manusia. WHO menetapkan batas aman rata-rata tahunan sebesar 5 µg/m³.

Mengambil data dari basis data…

02 / PM₁₀

Particulate Matter 10 µm

Partikulat dengan diameter ≤10 mikrometer, termasuk debu, serbuk sari, dan partikel tanah. Sumbernya meliputi aktivitas konstruksi, erosi tanah, dan kebakaran hutan.
PM₁₀

Grafik berikut menampilkan konsentrasi bulanan PM₁₀ dari Stasiun GAW Bukit Kototabang. Data ini merupakan data dummy untuk keperluan demonstrasi.

Satuan µg/m³
Mengapa ini penting?

PM₁₀ bersama ozon permukaan dapat membentuk fenomena smog (asap kabut) pada peristiwa kebakaran hutan.

Mengambil data dari basis data…

03 / BC

Black Carbon

Black Carbon adalah komponen partikulat hasil pembakaran tidak sempurna bahan bakar fosil dan biomassa. Menyerap radiasi matahari secara kuat dan berkontribusi pada pemanasan global.
BC

Grafik berikut menampilkan konsentrasi bulanan Black Carbon dari Stasiun GAW Bukit Kototabang. Data ini merupakan data dummy untuk keperluan demonstrasi.

Satuan µg/m³
Mengapa ini penting?

Black Carbon memiliki masa hidup pendek di atmosfer (beberapa hari hingga minggu) tetapi dampak pemanasannya signifikan, terutama di wilayah bersalju/es.

Mengambil data dari basis data…

04 / AOD

Aerosol Optical Depth (500 nm)

Aerosol Optical Depth mengukur sejauh mana aerosol menghalangi transmisi cahaya melalui atmosfer. Nilai AOD yang tinggi menunjukkan konsentrasi aerosol yang tinggi di kolom atmosfer.
AOD

Grafik berikut menampilkan nilai AOD bulanan pada panjang gelombang 500 nm dari Stasiun GAW Bukit Kototabang. Data ini merupakan data dummy untuk keperluan demonstrasi.

Satuan
Mengapa ini penting?

AOD adalah parameter kunci dalam pemodelan iklim karena aerosol mempengaruhi keseimbangan radiasi bumi, baik secara langsung (hamburan/penyerapan) maupun tidak langsung (pembentukan awan).

Mengambil data dari basis data…

05 / SUMBER DATA

Tentang data aerosol.

Data pemantauan partikulat dilaporkan secara berkala ke Pusat Data Aerosol Dunia (WDCA) yang disponsori oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO). Data yang ditampilkan pada halaman ini merupakan data dummy untuk keperluan demonstrasi sistem.
Sumber Aerosol

Aerosol dapat berasal dari sumber alami (debu mineral, garam laut, letusan gunung berapi) maupun antropogenik (pembakaran bahan bakar fosil, kebakaran hutan, proses industri).

Dampak Iklim

Aerosol mempengaruhi iklim melalui efek langsung (menghamburkan dan menyerap radiasi) dan efek tidak langsung (bertindak sebagai inti kondensasi awan).

Dampak Kesehatan

Paparan jangka panjang terhadap PM₂.₅ dikaitkan dengan penyakit pernapasan, kardiovaskular, dan kanker paru-paru. WHO memperkirakan jutaan kematian dini per tahun akibat polusi udara.