Kabar-kabari seputar GAW Bukit Kototabang

Home | kabar-kabari

Ancaman perubahan iklim dan komitmen COP26

  • Admin / Jum'at, 12 November 2021
  • 190

Image Description

Conference of the Parties ke-26 atau yang disingkat dg COP26 merupakan konferensi tingkat tinggi dalam perubahan iklim, berlangsung di Glasgow, Skotlandia pada 31 Oktober – 12 November 2021. COP26  ini dipimpin oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson yang dihadiri 121 kepala Negara. Konferensi ini merupakan pertemuan pertama yang mengevaluasi Perjanjian Paris (Paris Agreement) yang diselenggarakan pada 2015 lalu. Dalam Perjanjian Paris disepakati agar menjaga suhu bumi untuk tidak terjadinya pemanasan global, beberapa target utama dari perjanjian tersebut yaitu:

  1. Melakukan upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca
  2. Meningkatkan produksi energi terbarukan
  3. Mempertahankan suhu global 1.5 derajat celcius atau dibawah 2 derajat celcius
  4. Menyumbangkan dana terhadap dampak perubahan iklim kepada Negara-negara berkembang

Setelah target tersebut disusun dan disepakati, dilakukan evaluasi setiap 5 tahun, dan COP26 adalah pertemuan evaluasi pertama yang seharusnya tahun 2020 karena terkendala COVID19. Adapun COP26 diharapkan memastikan setiap Negara berkomitmen secara progresif melakukan pengurangan karbon pada 2030 dan mencapai target nol emisi pada tahun 2050.

Fokus Pembahasan COP26 ini yaitu:

  1. Peralihan ke energi terbarukan
  2. Mengakhiri deforestasi
  3. Penyusunan peraturan untuk pasar karbon secara global
  4. Mobilisasi pendanaan kepada negara berkembang dan negara dunia ketiga

Hasil yang diharapkan dari COP26 ini diantaranya, pendanaan oleh Negara-negara maju untuk menanggulangi perubahan iklim, kompensasi dari Negara-negara maju atas dampak perubahan iklim dan menerapkan ekonomi yang lebih ramah lingkungan, dan memastikan setiap Negara mencapai target pada tahun 2050.

MENLU Tuvalu di pinggir laut

Salah satu dampak dari krisis iklim yaitu meningkatnya permukaan laut, ancaman ini sedang menghantui penduduk Tuvalu yang merupakan salah satu Negara kepulauan terletak di Samudra Pasifik. Simon Kofe sebagai Menteri kehakiman, komunikasi dan luar negeri Tuvalu berpidato dalam konferensi COP26 di pinggir laut dengan menggulung celana hingga lutut, menggambarkan perjuangan penduduk Tuvalu mempertahankan diri dengan permukaan laut yang terus naik.

Amerika Serikat “minta maaf”

Dalam pertemuan COP26, Joe Biden Presiden AS menyampaikan permintaan maaf karena mantan Presiden AS Donald Trump menarik AS dari perjanjian Paris pada November 2020 lalu.

"Ini adalah dekade yang akan menentukan jawabannya. Sains menjelaskan," kata Biden, dikuti dari kantor berita AFP. "Saya seharusnya tidak meminta maaf. Tetapi saya meminta maaf atas fakta bahwa Amerika Serikat, pemerintahan terakhir, menarik diri dari Kesepakatan Paris dan menempatkan kami sedikit tertinggal," lanjut Biden.

Komitmen Indonesia

Joko Widodo, Presiden RI yang juga ikut menghadiri COP26, menyampaikan komitmen kuat Indonesia dalam membantu menangani perubahan iklim. Dengan potensi alam yang begitu besar, Indonesia terus berkontribusi dalam penanganan perubahan iklim. Laju deforestasi turun signifikan dan terendah dalam 20 tahun terakhir. Kebakaran hutan juga turun 82 persen di tahun 2020," ujar Jokowi.

"Indonesia akan dapat berkontribusi lebih cepat bagi net zero emission dunia. Pertanyaannya, seberapa besar kontribusi negara maju untuk kami? Transfer teknologi apa yang bisa diberikan? Ini butuh aksi, butuh implementasi secepatnya," ujarnya.

Penulis : Tanti Tritama Okaem, S.Si


Kabar lainnya

Info Gempa

19 Mei 2022 04:12:08 WIB
Magnitudo : 2.9
Kedalaman : 10 km
Lokasi : 3.63 LS - 128.17 BT
Pusat gempa berada di darat 7 km Utara Ambon
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Historis Gempa

Help Desk

Artikel

Pengumuman

Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang (Global Atmosphere Watch) terletak di Pulau Sumatera, Indonesia (0° 12′ 07″ LS – 100° 19′ 05″ BT). Stasiun ini berjarak 17 km arah Utara kota Bukittinggi dan lebih kurang 120 km Utara kota Padang.

Image Description

Aplikasi Mobile

GAWku merupakan aplikasi basis Android resmi dari Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototabang yang menyediakan informasi kualitas udara, cuaca, klimatologi dan kegempaan.

Image Description

Kontak Kami

Jalan Raya Bukittinggi - Medan KM.17 Palupuh, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat 26151